<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tanah Basah</title>
	<atom:link href="http://tanahbasah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tanahbasah.wordpress.com</link>
	<description>Dari kita bersama untuk semua</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2009 15:22:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tanahbasah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tanah Basah</title>
		<link>http://tanahbasah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tanahbasah.wordpress.com/osd.xml" title="Tanah Basah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tanahbasah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengobatan Tradisional pada Penyakit Ternak Kambing</title>
		<link>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/05/pengobatan-tradisional-pada-penyakit-ternak-kambing/</link>
		<comments>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/05/pengobatan-tradisional-pada-penyakit-ternak-kambing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 15:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tanahbasah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Cacingan]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[Kudis]]></category>
		<category><![CDATA[Myasis]]></category>
		<category><![CDATA[Scabies]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanahbasah.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Ternak kambing merupakan ternak yang umum dipelihara di pedesaan. Masalah yang sering dijumpai adalah serangan penyakit yang sangat merugikan peternak karena dapat menghambat pertumbuhan, reproduksi, bahkan kematian ternak. Bagi peternak di pedesaan untuk mengobati ternak yang sakit sering mengalami kesulitan, karena jauh dari kota (toko obat) dan harga obat yang terlalu mahal, sehingga sulit terjangkau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=40&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-43" title="Sapi" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/ternak-sapi.jpg?w=468" alt="Sapi"   />Ternak kambing merupakan ternak yang umum dipelihara di pedesaan. Masalah yang sering dijumpai adalah serangan penyakit yang sangat merugikan peternak karena dapat menghambat pertumbuhan, reproduksi, bahkan kematian ternak. Bagi peternak di pedesaan untuk mengobati ternak yang sakit sering mengalami kesulitan, karena jauh dari kota (toko obat) dan harga obat yang terlalu mahal, sehingga sulit terjangkau oleh peternak. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dicari alternatif lain yaitu dengan menggunakan obat tradisional yang ada dan dapat dilakukan peternak serta harganya murah. Namun demikian usaha pencegahan juga perlu dilakukan dengan menjaga kebersihan ternak dan lingkungannya, pemberian pakan yang cukup (kualitas dan kuantitas), bersih dan tidak beracun.<span id="more-40"></span></p>
<p>Lembar Informasi Pertanian (LIPTAN) LPTP Koya Barat memberikan Tips bagi Anda untuk mengatasi berbagai penyakit yang sering menyerang kambing melalui pengobatan tradisional. Beberapa penyakit yang sering menyerang ternak kambing dan dapat diobati secara tradisional diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>1) </strong><strong>Scabies (Kudis)</strong></p>
<p>Penyebab: parasit yang terdapat pada kotoran yang terjadi karena kandang kotor dan ternak tidak pernah dimandikan.</p>
<p>Tanda- tanda:</p>
<p>- Kerak-kerak pada permukaan kulit</p>
<p>- Ternak selalu menggesekan bagian kulit yang terserang kudis</p>
<p>- Kerontokan bulu, kulit menjadi tebal dan kaku</p>
<p>Pengobatan :</p>
<p>Cukur bulu sekitar daerah terserang, mandikan ternak dengan sabun sampai bersih, kemudian jemur sampai kering. Setelah kering dapat diobati dengan menggunakan:</p>
<p>1. Belerang dihaluskan, dicampur kunyit dan minyak kelapa, kemudian dipanaskan dan digosokkan pada kulit yang sakit.</p>
<p>2. Belerang dihaluskan dan dicampur dengan oli bekas dan digosok pada bagian kulit yang sakit.</p>
<p>3. Kamper / kapur barus digerus, dicampur minyak kelapa dan dioleskan pada bagian kulit yang sakit.</p>
<p>Pencegahan:</p>
<p>- Ternak yang berpenyakit kudis tidak boleh bercampur dengan ternak yang sehat.</p>
<p>- Ternak yang baru dibeli harus bebas dari penyakit kudis</p>
<p>- Mandikan ternak dua minggu sekali.</p>
<p>- Bersihkan kandang seminggu sekali.</p>
<p><strong>2) Belatungan ( Myasis )</strong></p>
<p>Penyebab: Luka daerah yang berdarah diinfeksi oleh lalat sehingga lalat berkembangbiak (bertelur) dan menghasilkan larva belatung.</p>
<p>Tanda-tanda:</p>
<p>- Adanya belatung yang bergerak-gerak pada bagian yang luka</p>
<p>- Bila belatungan pada kaki/teracak maka ternak terlihat pincang.</p>
<p>Pengobatan:</p>
<p>- Bersihkan luka dari belatung, kemudian obati dengan gerusan kapur barus atau tembakau.</p>
<p>- Luka dibungkus dengan kain/perban untuk melindungi dari terjadinya luka baru atau kotoran.</p>
<p>- Pada hari berikutnya luka dibersihkan, pengobatan diulang dan dibungkus kembali. Biasanya dua atau tiga kali pengobatan sudah sembuh.</p>
<p>- Bila belatung sudah terbasmi, pemberian yodium tinctur dapat dipakai untuk mempercepat pertumbuhan.</p>
<p><strong>3) Cacingan</strong></p>
<p>Penyebab: Bermacam-macam cacing terjadi karena kandang yang kotor atau padang pengembalaan yang kotor.</p>
<p>Tanda-tanda:</p>
<p>- Kurus, bulu agak berdiri dan tidak mengkilap</p>
<p>- Sembelit atau mencret</p>
<p>- Lesu dan pucat</p>
<p>- Daerah rahang terlihat membengkak</p>
<p>- Mati mendadak</p>
<p>Pengobatan:</p>
<p>1. Tepung buah pinang dicampur dengan nasi hangat dikepal-kepal kemudian dipaksakan untuk dimakan ternak. Ternak dianjurkan untuk dipuasakan terlebih dahulu.</p>
<p>2. Daun kelor yang tua dibakar, kemudian debunya dicampur air dan diminumkan. Pengobatan diulangi satu minggu kemudian.</p>
<p>Pencegahan:</p>
<p>- Kandang dibuat panggung dan bersih</p>
<p>- Pengaritan rumput setelah panas yaitu pada jam 12.00-15.00 atau pengembalaan ternak pada siang hari jam 10.00-15.00.</p>
<p>- Jangan menggembalakan ternak pada daerah rawa, sungai dan sawah.</p>
<p><strong>4) Keracunan Tanaman</strong></p>
<p>Penyebab: Ternak memakan rumput-rumputan atau daun-daunan yang mengandung zat racun.</p>
<p>Tanda-tanda:</p>
<p>- Mati mendadak, mulut berbusa, kebiruan pada selaput lendir, pengelupasan kulit/eksim atau terjadi pendarahan.</p>
<p>Pengobatan: Cekoklah ternak dengan air kelapa muda.</p>
<p>Pencegahan: Tidak memberikan tanaman beracun atau menggembalakan ternak di daerah yang banyak tumbuh tanaman yang mengandung racun.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.vet-indo.com/" target="_blank">www.vet-indo.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tanahbasah.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tanahbasah.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=40&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/05/pengobatan-tradisional-pada-penyakit-ternak-kambing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a4f33ace2741c1dcafe9958bede71f9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tanahbasah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/ternak-sapi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sapi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas Flu Babi</title>
		<link>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/04/sekilas-flu-babi/</link>
		<comments>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/04/sekilas-flu-babi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 12:54:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tanahbasah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Flu Babi]]></category>
		<category><![CDATA[Meksiko]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Flu Babi]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah Flu Babi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanahbasah.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini wabah flu babi dilaporkan menginfeksi Amerika dan Meksiko. Korban meninggal di Meksiko mencapai 68 orang, 20 orang positif flu babi dan 1.004 orang terinfeksi. Sementara di Amerika flu babi telah menginfeksi 8 orang di Texas dan California. Ditemukannya wabah flu babi ini apakah menjadi bertanda akan terjadinya pandemik flu babi seperti kejadian flu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=36&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru-baru ini wabah flu babi dilaporkan menginfeksi Amerika dan Meksiko. Korban meninggal di Meksiko mencapai 68 orang, 20 orang positif flu babi dan 1.004 orang terinfeksi. Sementara di Amerika flu babi telah menginfeksi 8 orang di Texas dan California. Ditemukannya wabah flu babi ini apakah menjadi bertanda akan terjadinya pandemik flu babi seperti kejadian <a href="http://www.vet-indo.com/Berita-Umum/Desa-Tanggap-Flu-Burung.html" target="_blank">flu burung</a> beberapa tahun silam?, saat ini belum diketahui pasti akan terjadinya pandemik atau tidak tetapi yang penting antisipasi dan pencegahan ke arah itu harus diwaspadai. Terkait dengan flu babi, berikut ini beberapa hal penting sebagai informasi yang berhubungan dengan penyakit tersebut.</p>
<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-32" title="virus-flu-babi" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/virus-flu-babi.jpeg?w=468" alt="virus-flu-babi"   />Flu babi</strong> adalah penyakit flu yang disebabkan oleh virus influenza tipe A. virus ini termasuk dalam keluarga <a title="Orthomyxoviridae" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Orthomyxoviridae" target="_blank">Orthomyxoviridae</a>. Virus flu babi ini masih satu genus dengan virus penyebab flu burung. Virus influenza A ini menjadi perhatian karena galur virus yang berbeda menyebabkan influenza pada unggas, kuda dan babi. Flu babi merupakan salah satu penyakit zoonosis yang ditakuti selain flu burung karena dapat menginfeksi manusia.</p>
<p><strong>Sejarah Influenza Babi</strong></p>
<p>Influenza babi pertama kali <span id="more-36"></span>diamati di Amerika Serikat bagian Tengah Utara pada saat terjadinya epidemic influenza manusia tahun 1818-1819, dan dalam jangka waktu lama dilaporkan hanya terjadi di daerah tersebut (tempat terjadinya wabah tahunan pada setiap musim dingin). Influenza babi merupakan penyakit pernafasan yang paling sering menyerang babi di Amerika Utara. Wabah juga dilaporkan terjadi di Kanada, Amerika Selatan, Asia dan Afrika pada awal tahun 1968. Di Eropa, flu babi berjangkit pada tahun 1950-an di Cekoslovakia, Inggris dan Jerman Barat, kemudian virusnya sepertinya menghilang.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-35" title="babi" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/babi.jpeg?w=468" alt="babi"   />Wabah kembali berjangkit tahun 1976 di Italia bagian utara dan menyebar ke Belgia dan Prancis bagian utara pada tahun 1979. Isolate virus influenza babi yang diambil di Eropa selama dan setelah 1979 berkerabat tetapi jauh berbeda dengan galur klasik yang dijumpai di Amerika Serikat. Secara antigenik dan genetik isolat Eropa, kecuali Italia (serupa dengan galur Amerika Serikat) berkerabat dekat dengan isolat virus H1N1 dari itik. Dengan demikian dua varian antigenic yang berbeda dari virus influenza babi dari subtipe H1N1 dan beredar bersama-sama pada babi di berbagai belahan dunia. Babi juga dapat diinfeksi oleh galur virus influenza H3N2 yang berasal dari manusia dan unggas tetapi infeksinya tidak terlalu kentara.</p>
<p><strong>Epidemiologi</strong></p>
<p>Influenza babi biasanya muncul ketika babi yang berasal dari kawanan terinfeksi dimasukkan ke kawanan yang peka. Penyakit ini seringkali muncul bersamaan pada beberapa peternakan di suatu daerah dan terjadi wabah. Wabah mulai timbul pada akhir musim gugur dan paling buruk selama musim dingin. Virus keluar melalui ingus, dan penularan dari babi ke babi lainnya melalui kontak langsung atau menghirup partikel-partikel kecil dalam air yang mengandung virus.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-33" title="Sasaran Flu Babi" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/flu-babi.jpeg?w=468" alt="Sasaran Flu Babi"   />Virus influenza babi (H1N1) juga menginfeksi kalkun dan manusia. Infeksi pada kalkun dapat menimbulkan gejala klinis penyakit pernafasan atau menurunnya produksi telur dan meningkatnya jumlah telur yang tidak normal. Infeksi pada manusia relatif biasa terjadi pada jagal dan peternak babi dan dapat menyebabkan penyakit pernafasan, terjadinya demam, lesu, letih, nyeri tenggorokan, penurunan nafsu makan, dan mungkin diikuti muntah, mual dan diare. Penularan dari manusia ke manusia biasanya terbatas dan belum ada catatan pasti.</p>
<p><strong>Gejala Klinis</strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-34" title="Siklus Flu Babi" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/siklus-flu-babi.jpeg?w=468" alt="Siklus Flu Babi"   />Masa inkubasi 1-3 hari. Gejala klinis yang utama terbatas pada saluran pernafasan, mendadak timbul pada sebagian besar babi dalam kelompok. Babi yang terinfeksi tidak mampu berjalan dengan bebas dan cenderung bergerombol. Terjadi radang hidung, pengeluaran ingus, bersin-bersin dan konjungtivitis. Babi yang terinfeksi menderita batuk proksismal, disertai dengan punggung melengkung, pernafasan cepat, sesak, apatis, anoreksia, rebah tengkurap dan suhu tubuh meningkat mencapai 41-41,5°C. Setelah 3-6 hari babi biasanya sembuh dengan cepat, makan secara normal setelah 7 hari dan sejak tampaknya gejala klinis untuk pertama kalinya. Bila babi yang sakit diussahakan tetap hangat dan tidak menderita cekaman, penyakit ini tidak membahayakan dan dengan komplikasi yang sangat kecil serta tingkat kematian kurang dari 1 %, tetapi babi yang menderita bronkopneumonia dapat berakhir dengan kematian. <span class="small">(Ditulis Oleh drh. Suryatman Wahyudi)</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tanahbasah.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tanahbasah.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=36&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/04/sekilas-flu-babi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a4f33ace2741c1dcafe9958bede71f9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tanahbasah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/virus-flu-babi.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">virus-flu-babi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/babi.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">babi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/flu-babi.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Sasaran Flu Babi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/siklus-flu-babi.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Siklus Flu Babi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas Tentang Anthraks</title>
		<link>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/04/22/</link>
		<comments>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/04/22/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 12:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tanahbasah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Anthraks]]></category>
		<category><![CDATA[Anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[kuman bacillus anthraxis]]></category>
		<category><![CDATA[Penularan Antraks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanahbasah.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[”Antraks tidaklah perlu ditakuti karena sebenarnya dapat kita cegah dan hindari.” Semoga informasi ini bermanfaat. Apakah penyakit Antraks itu? Penyakit antraks disebabkan oleh kuman bacillus anthraxis dan umumnya menyerang ternak berdarah panas seperti babi, kerbau, sapi, kuda, kambing dan ternak besar lainnya. Anthrax adalah penyakit menular akut yang dapat menyerang hewan dan manusia (Zoonosis) dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=22&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>”Antraks tidaklah perlu ditakuti karena sebenarnya dapat kita cegah dan hindari.”</p>
<p>Semoga informasi ini bermanfaat.</p>
<p><strong>Apakah penyakit Antraks itu? </strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-19" title="Bakteri Antraks" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/virus-antrax1.jpeg?w=468" alt="Bakteri Antraks"   />Penyakit antraks disebabkan oleh kuman <em>bacillus anthraxis </em>dan umumnya menyerang ternak berdarah panas seperti babi, kerbau, sapi, kuda, kambing dan ternak besar lainnya. Anthrax adalah penyakit menular akut yang dapat menyerang hewan dan manusia (<em>Zoonosis</em>) dan sulit diberantas karena merupakan <em>Soil Borned Disease</em> -penyakit dari tanah. Sebutan penyakit ini bermacam-macam: Radang Kura, Radang Limpa, <em>Malignant Pustula</em>, <em>Malignant Edema</em>, <em>Woolsoster&#8217;s Disease</em>, <em>Ragpickers Disease</em>, <em>Splenic Fever</em> atau <em><span id="more-22"></span>Charbon</em> masyarakat Jawa Barat menyebutnya <em>Caneung Hideung</em>.</p>
<p>Bakteri tersebut berbentuk batang (ruas-ruas) dengan ukuran panjang 3-8 чm. Di dalam tubuh penderita, B. antracis terdapat di dalam darah dan organ-organ dalam, terutama limpa. Itu sebabnya penyakit ini banyak dikenal dengan sebutan radang limpa. Spora yang berfungsi melindungi bakteri antraks mampu bertahan hidup sampai usia 60 tahun. Penyakit antraks pada hewan pertama kali itemukan di Indonesia pada tahun 1884. Daerah endemis antraks di Indonesia, yakni NTT, NTB, Jawa Barat (Bogor dan Purwakarta), Jawa Tengah (Boyolali), DI Yogyakarta (Sleman) dan Sulawesi Selatan.</p>
<p><strong>Bagaimana Penularan Antraks? </strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-20" title="Siklus Antraks" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/alur-antrax1.jpeg?w=468" alt="Siklus Antraks"   />Utamanya, sumber penularan anthrax adalah hewan-hewan yang peka terhadap anthrax, seperti sapi, kambing, kerbau, domba, kuda, babi, burung unta serta hewan lain seperti tikus, marmut, mencit dan lainnya. Walau anjing dan hewan carnivora lainnya termasuk binatang rentan juga, tapi infeksi kuman anthrax jarang sekali terjadi pada hewan-hewan itu. Justru, infeksi anthrax dapat terjadi juga pada jenis burung, terutama burung unta.  Biasanya antraks yang menyerang manusia, ketika orang tersebut membedah atau menyembelih hewan yang terinfeksi atau dapat pula ditularkan melalui produk-produk yang dihasilkan oleh hewan yang terinfeksi tersebut.</p>
<p><strong>Gejala Antraks pada Hewan Ternak</strong></p>
<p>Hewan yang menderita antraks antara lain ditandai dengan demam tinggi, gelisah, sesak napas, kejang dan diikuti dengan kematian. &#8220;Gejala lainnya ialah darah segar keluar dari mulut, telinga dan dubur atau alat kelamin.&#8221;</p>
<p><strong>Gejala Antraks pada Manusia</strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-21" title="Korban Antraks" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/korban-antrax.jpeg?w=468" alt="Korban Antraks"   />Sebagian warga yang positif antraks menunjukkan gejala klinis seperti badan membengkak dan hanya dalam beberapa jam muncul luka borok dan mengeluarkan nanah.</p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>Bagaimana Cara Pencegahan &amp; Terhindar dari Antraks? </strong></p>
<p>Hewan yang peka terhadap antraks seperti sapi, kerbau, domba, kambing, kuda, secara rutin harus divaksinasi Antraks. Vaksinasi dilakukan oleh dokter hewan atau dinas peternakan yang ada di wilayah kita terdekat.</p>
<p>Menjaga kebersihan kandang ternak. Hindari hewan untuk kontak dengan peralatan barang yang tercemar bekas anthraks.  Jangan menyentuh atau mengkonsumsi bahan makanan yang berasal dari hewan yang dicurigai terkena anthraks.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-23" title="Membasmi Antraks" src="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/bakar-antrax.jpeg?w=468" alt="Membasmi Antraks"   />Mencuci bersih dan memasak bahan makanan sampai matang sempurna.  Belilah hewan ternak di tempat pembibitan ataupun penggemukkan yang terjamin kualitas dan kesehatannya. Bangkai hewan yang mati karena terkena anthraks, tidak boleh dibuka dan sebaiknya segera dibakar atau dikubur ke dalam lubang sedalam 2,5 m; lalu diberi kapur dan ditimbun kembali dengan tanah.</p>
<p>”Antraks tidaklah perlu ditakuti karena sebenarnya dapat kita cegah dan<br />
hindari.”</p>
<p>Sumber:<br />
Tempo Interaktif<br />
Rampaiseri<br />
Dinkesjatim<br />
science.howstuffworks.com, nabc.ksu.edu, solcomhouse.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tanahbasah.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tanahbasah.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=22&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/05/04/22/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a4f33ace2741c1dcafe9958bede71f9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tanahbasah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/virus-antrax1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Bakteri Antraks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/alur-antrax1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Siklus Antraks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/korban-antrax.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Korban Antraks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tanahbasah.files.wordpress.com/2009/05/bakar-antrax.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Membasmi Antraks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda Berani?</title>
		<link>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/04/22/hello-world/</link>
		<comments>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/04/22/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 10:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tanahbasah</dc:creator>
				<category><![CDATA[introduction]]></category>
		<category><![CDATA[agrobisnis]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[telur]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang di blog : http://tanahbasah.wordpress.com/ Blog yang berisi informasi seputar usaha peternakan, pertanian, dan produk agrobisnis lainnya. Kami juga melayani : 1. Konsultasi Kesehatan Hewan, meliputi: obat hewan suntik kesuburan sapi betina pakan ternak / konsentrat 2. Penetasan Telur (Hatchering): Ayam Kampung Itik 3. Biogas dan Aplikasinya _______________________________________________________ Apa yang Anda butuhkan, kami sediakan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=1&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>Selamat datang di blog : http://tanahbasah.wordpress.com/</p>
<p>Blog yang berisi informasi seputar usaha peternakan, pertanian, dan produk agrobisnis lainnya. Kami juga melayani :</p>
<p>1. Konsultasi Kesehatan Hewan, meliputi:</p>
<ul>
<li>obat hewan</li>
<li>suntik kesuburan sapi betina</li>
<li>pakan ternak / konsentrat</li>
</ul>
<div class="snap_preview">2. Penetasan Telur (Hatchering):</div>
<div class="snap_preview">
<ul>
<li>Ayam Kampung</li>
<li>Itik</li>
</ul>
<p>3. Biogas dan Aplikasinya</p>
<p>_______________________________________________________</p></div>
<p>Apa yang Anda butuhkan, kami sediakan. Untuk kerja sama atau info lebih lanjut silakan menghubungi :</p>
<p>Surabaya :</p>
<ul>
<li>Putra (031-7234.8289 or 0856.4520.5950)</li>
<li>Email : tnhbasah@gmail.com</li>
</ul>
<div class="snap_preview">Nganjuk :</div>
<ul>
<li>Ilham Farm (drh. Nuning Dwi Anisah, 081.330.749.044)</li>
<li>Jl. Letjen. S. Parman 39 Nganjuk</li>
<li>RT/RW 16/3 Desa Ngluyu Kec. Ngluyu Nganjuk</li>
</ul>
<p>_______________________________________________________</p>
<p>Kepuasan Anda adalah prioritas amanah kami.</p></div>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:63px;width:1px;height:1px;">konsultasi seputar</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tanahbasah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tanahbasah.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tanahbasah.wordpress.com&amp;blog=7458725&amp;post=1&amp;subd=tanahbasah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanahbasah.wordpress.com/2009/04/22/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4a4f33ace2741c1dcafe9958bede71f9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tanahbasah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
